Banyaknya penyakit yang membayangi setiap manusia dan kesadaran akan obat kimia yang akan menimbulkan efek samping mendorong para ilmuwan untuk menemukan obat alami yang aman juga berkhasiat tanpa efek samping. Mereka mencoba mencari tahu dengan menyilangkan teori bagaimana flora/fauna bertahan hidup dalam suatu ekosistem tertentu dengan kondisi manusia. Baru-baru ini tim peneliti dari Jepang meneliti tentang Lalat. Yang menjadikan subyek ini menarik adalah species ini dapat bertahan hidup di habitat yang ekstrem, yakni sampah. Seperti yang kita tahu virus adalah sumber dari berbagai penyakit, lalat adalah salah satu pembawa virus ditubuhnya dan bisa menyebabkan manusia terkena penyakit, namun sebagai pembawa virus mereka kebal terhadap virus. Hal inilah yang menarik tim peneliti, harapan mereka jika bisa menemukan potongan DNA, gen, atau apapun yang bisa memberi jawaban akan pertanyaan-pertanyaan besar di kepala, maka mereka bisa membawa perubahan pada manusia. Banyak species selain lalat yang mereka teliti, semisal bekicot sebagai penyembuh luka, bekatul sebagai penstabil gula darah, serangga kutub sebagai obat antibodi.


















DIRGAHAYU HUT Proklamasi RI 64 Tahun 2009
Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kedewasaan Kehidupan Berpolitik dan Berdemokrasi serta Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia yang Bersatu, Aman, Adil, Demokrati ...































