Akhir-akhir ini banyak orang memperbincangkan mengenai sumber energi, ada yang bilang tinggal berapa tahun lagi sumber minyak kita akan habis. Nah ini adalah sebuah fenomena kepanikan tentang sumber energi. Jadi memang sudah saatnya kita semua memikirkan solusi yang terbaik untuk mengatasi hal ini, bisa dengan cara menggunakan energi dengan tepat guna dan efektif, bisa juga dengan berupaya untuk mncari alternatif lain yang akan digunakan sebagai energi pengganti minyak ataupun gas.
Ini adalah tantangan yang cukup berat bagi para ahli energi karena kehidupan semakin modern semakin pula besar membutuhkan energi untuk menunjang banyak fasilitas dan sarana modern. Hal ini sudah tidak bisa ditunda lagi, karena kita akan hidup seperti apa kalau sumber energi telah habis, mau apa dan gimana…? pertanyaan yang sulit untuk menjawabnya.
Apalagi kalau kita berpikir untuk kehidupan bagi anak cucu kita, mereka harus hidup bagaimana tanpa sumber energi…? Jadi kita tidak boleh egois di masa kini karena sumber daya yang kita gunakan sekarang ini tak boleh habis karena keturunan kita juga masih membutuhkan.
Kerja Keras Adalah Energi Kita
Sudah saatnya kita untuk berhemat dan berpikir praktis dalam berkehidupan yang tanpa pemborosan energi, serta harus melakukan riset untuk menemukan bahan alternatif sebagai pendamping energi yang ada atau kalau bisa sebagai pengganti. Sebenarnya dengan dukungan pemerintah yang serius tentu hal ini akan mudah tercapai dengan waktu yang relatif singkat. Karena negara kita kaya dengan sumber daya alam serta ilmuwan yang mumpuni dalam hal ini. Sumber energi alternatif tersebut bisa berasal dari tumbuhan, angin, gelombang laut, tekanan panas bumi atau panas dari gunung berapi.
Masyarakat Indonesia, semua berharap supaya Pertamina era sekarang bisa berubah visinya dalam mengemban tugas dalam pemanfaatan energi minyak dan gas secara efisien dan efektif. Dan tentunya PLN juga bisa mencari jalan terbaik untuk energi yang digunakan sebagai pembangkit listrik. Masyarakat sendiripun juga harus menyadari untuk menggunakan energi dengan tepat guna dan tidak boros.
Harapannya, semogalah kehidupan kita akan berlangsung lama dengan persediaan energi yang cukup serta memadai agar bangsa dan negara akan tumbuh semakin besar di masa nanti.


















Garuda Pancasila merupakan lambang negara Indonesia. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno. Sedangkan Pancasila itu sendiri merupakan dasar filosofi negara Indonesia. Kata Pancas ...
































Hello Bangjo..
Masalah energi ini memang sudah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi kita semua. Memang benar kita harus mulai berhemat akan energi, bisa dibayangkan jika kita tidak bisa menghemat energi, suatu hari nanti mungkin kita akan hidup dlm kegelapan atau mungkin bahkan kembali lagi seperti jaman2 dulu ketika belum ditemukan adanya listrik. Bagaimana dengan kehidupan kita, orang2 yang punya usaha yang menggantungkan usahanya pada energi listrik ckckck…tidak bisa dibayangkan. Menurut saya, selain kerjasama kita dengan pemerintah untuk berhemat energi, mungkin kita juga harus melibatkan kerjasama dengan para produsen kendaraan bermotor, karena saya melihat justru saat ini produksi motor dan mobil terus-menerus mengalir seperti air, sedangkan kita ketahui bahwa kita saat ini harus bisa lebih menghemat energi. Saya sendiri setuju bila pemerintah memiliki kebijakan untuk menaikkan harga bahan bakar bensin dll, untuk mengurangi pemakai kendaraan bermotor. Seharusnya sich pemerintah kita harus bisa meniru pemerintah China dan Singapore jg, dimana pemerintah mereka menyediakan fasilitas umum seperti busway, sehingga tidak perlu lagi ada angkutan umum milik swasta/perorangan, demikian jg harga BBM disana sangat mahal, ditambah lagi untuk sewa lahan parkir nya pun mahal sekali, sehingga menekan warganya untuk membeli kemdaraan bermotor. Semoga saja untuk ke depannya negara kita bisa meniru negara2 lainnya agar energi kita tidak terbuang habis percuma. Semoga….
Selvi Lim.